Museum Radyapustaka

Museum Radyapustaka Kembali Dibuka

Pembukaan Kembali Museum RadyapustakaSetelah delapan bulan menjalani renovasi, akhirnya Museum Radya Pustaka mulai dibuka kembali pada selasa (15/4). Pembukaan museum tertua di Indonesia ini ditandai dengan pemotongan dua tumpeng oleh Walikota Surakarta FX Hadi Rudyatmo yang kemudian diserahkan oleh Komite Museum.

Ketua Komite Museum Radya Pustaka Purnomo Subagyo renovasi museum dilakukan pada bulan September 2013. Pembukaan kembali Radya Pustaka sudah mundur beberapa kali, karena proses penataan koleksi museum ternyata cukup makan waktu. Termasuk di dalamnya 3.000 judul buku yang harus ditata dengan cermat, karena sebagian besar sudah berusia ratusan tahun.

Wisatawan domestik maupun mancanegara bisa berkunjung ke museum hari selasa-minggu. Untuk hari senin museum tutup. Namun hari libur nasional maupun hari besar museum tetap buka.

Selain koleksi buku kuno yang makin banyak, wisatawan bisa menikmati ruang pamer. Misalnya ruang pamer untuk tosan aji dan keramik. Harga tiket tetap, yaitu Rp 2.500 untuk pelajar, Rp 5 ribu untuk wisatawan domestik, dan Rp 10 ribu untuk wisatawan asing. “Kalau memotret, tambah Rp 5 ribu,” imbuhnya.

Anda disini: Home Event & Berita Museum Radyapustaka Kembali Dibuka
Museum Radyapustaka

Materi yang diposting di website ini juga dapat ditemukan pada buku kecil resmi terbitan Museum Radyapustaka, dengan beberapa pengecualian materi.

 Daftar e-Newsletter